You are here
Dukung SDGs dan Kemandirian Ekonomi Pesantren, Tim Dosen S1 Kimia Gelar Pelatihan Black Garlic di Gunungkidul

GUNUNGKIDUL – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Dosen di Luar Kampus, tim dosen dari Program Studi S1 Kimia sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan berbasis ilmu kimia terapan ini bertempat di Pondok Pesantren Al I'Tisham, Gunungkidul, dengan fokus utama pada pelatihan pembuatan black garlic (bawang hitam).
Tim PkM kali ini diketuai oleh Dr. Retno Arianingrum, M.Si., serta beranggotakan para akademisi senior di bidang kimia, yakni Prof. Dr. Nurfina Aznam, Prof. Dr. Sri Atun, dan Yoga Priastomo, S.Si., M.Eng. Kehadiran para pakar ini memberikan bobot ilmiah sekaligus pendekatan praktis bagi para santri dan pengurus pesantren yang menjadi peserta pelatihan.
Integrasi Sains Terapan dan Kontribusi Nyata terhadap SDGs
Pelatihan pembuatan black garlic ini dirancang tidak hanya untuk transfer pengetahuan akademis, tetapi juga secara aktif mendukung pencapaian beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs):
-
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being)
Black garlic merupakan produk pangan fungsional kaya antioksidan yang dihasilkan dari proses pengerangan/fermentasi termal bawang putih (Allium sativum). Proses ini meningkatkan kandungan senyawa S-allylcysteine (SAC) yang bermanfaat untuk menjaga imunitas, menurunkan kolesterol, dan mencegah radikal bebas.
-
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth)
Melalui penguasaan teknologi fermentasi sederhana, kegiatan ini mendorong lahirnya unit usaha baru berbasis santripreneur. Komoditas bawang putih lokal yang bernilai ekonomis standar dapat ditingkatkan nilai jualnya (value-added product) hingga berlipat ganda setelah diolah menjadi black garlic.
-
SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production)
Pengolahan ini memanfaatkan teknologi pemanasan suhu rendah (low-temperature heating) yang hemat energi dan minim limbah (zero waste), memastikan seluruh rantai proses produksi ramah lingkungan dan efisien.
Rangkaian Edukasi dan Praktik Langsung
Dalam pelaksanaannya, peserta dibekali pemahaman komprehensif mulai dari reaksi kimia dasar hingga proses produksi komersial:
-
Sesi Edukasi Kimia Pangan: Penjelasan mengenai Reaksi Maillard dan degradasi enzimatik yang bertanggung jawab atas perubahan warna, tekstur, rasa manis alami, serta aroma bawang putih tanpa bahan tambahan kimia.
-
Demostrasi & Praktik Produksi: Pendampingan teknis penggunaan alat pengontrol suhu dan kelembapan konstan yang terjangkau untuk skala usaha kecil menengah (UKM).
-
Manajemen Mutu & Pengemasan: Arahan mengenai teknik pengemasan kedap udara (vacuum sealing) guna memperpanjang masa simpan serta standar higiene pangan.
Melalui sinergi ini, Program Studi S1 Kimia terus berkomitmen untuk menghadirkan ilmu kimia yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, memperkuat kemandirian ekonomi berbasis pesantren, serta berkontribusi nyata pada agenda pembangunan berkelanjutan global.
Information System
Kontak Kami
Program Studi Kimia
FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta
Kampus Karangmalang Yogyakarta 55281
Telp. (0274)586168 Pes. 115
Email: kimia@uny.ac.id atau s1kimia@uny.ac.id
Copyright © 2026,