Laboratorium Kimia Dasar

Struktur Pengelola 

Kepala Laboratorium: Dra. Cornelia Budimarwanti, M.Si. 

Tentang Laboratorium

Laboratorium Kimia Dasar merupakan fasilitas pembelajaran utama bagi mahasiswa tingkat awal Program Studi S1 Kimia. Laboratorium ini dirancang untuk membangun fondasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap ilmiah melalui kegiatan praktikum yang terstruktur, sistematis, dan berbasis keselamatan kerja. Sebagai gerbang awal pembelajaran laboratorium, Laboratorium Kimia Dasar berperan penting dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu mengikuti kegiatan praktikum dan penelitian pada jenjang yang lebih lanjut.

Fungsi

  1. Fungsi Pendidikan
    Menyelenggarakan praktikum Kimia Dasar untuk memperkuat pemahaman konsep-konsep fundamental seperti stoikiometri, hukum-hukum dasar kimia, struktur atom, sistem periodik, reaksi kimia, larutan, asam–basa, dan redoks.

  2. Fungsi Pembentukan Keterampilan Dasar Laboratorium
    Melatih mahasiswa dalam penggunaan alat gelas, teknik penimbangan, pengukuran volume, pembuatan larutan, titrasi, filtrasi, dan teknik pemanasan sederhana.

  3. Fungsi Pembinaan Keselamatan dan Kedisiplinan
    Menanamkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ketelitian, tanggung jawab, serta etika kerja laboratorium.

  4. Fungsi Persiapan Laboratorium Lanjutan
    Mempersiapkan mahasiswa untuk mengikuti praktikum di laboratorium tingkat lanjut seperti Kimia Organik, Kimia Anorganik, Kimia Fisika, dan Kimia Analitik.

Fasilitas

Laboratorium Kimia Dasar dilengkapi dengan:

  • Meja praktikum standar dengan instalasi  air

  • Fume hood (lemari asam)

  • Timbangan analitik 

  • Peralatan gelas laboratorium lengkap

  • Alat keselamatan kerja (APAR, eye washer, kotak P3K, safety shower)

  • Sistem ventilasi dan pencahayaan yang memadai

Kegiatan Praktikum

Beberapa materi praktikum yang dilaksanakan antara lain:

  • Pengenalan alat dan keselamatan kerja laboratorium

  • Stoikiometri dan reaksi kimia

  • Larutan dan konsentrasi

  • Titrasi asam-basa

  • Reaksi redoks

  • Termokimia

  • Kinetika reaksi

  • Kesetimbangan kimia

Standar Keselamatan Kerja

Laboratorium Kimia Dasar menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), meliputi:

  • Penggunaan jas laboratorium dan APD wajib

  • Briefing keselamatan sebelum praktikum

  • Pengelolaan limbah kimia sesuai prosedur

  • Larangan makan, minum, dan penggunaan sandal terbuka

  • Sistem penanganan keadaan darurat